8 Game Online Tidak Pantas Dimainkan Karena Kekerasan Intens

8 Game Online Tidak Pantas Dimainkan Karena Kekerasan Intens

8 Game Online Tidak Pantas Dimainkan Karena Kekerasan Intens – Play Store, ada begitu banyak game yang level kekerasannya itu sudah sampai pada level yang sangat menyeramkan. Meskipun grafisnya sudah seperti real sekali, tapi sayangnya, keasliannya malah bikin bulu kuduk merinding. Darah dimana-mana, senjatanya brutal abis, dan sangat tidak sesuai buat anak-anak.

Tidak hanya itu, gameplay-nya juga bikin kepala cenat-cenut. Mission-missionnya begitu, isinya saling serang menyerang dan membunuh musuh. Bukan hanya sebatasĀ  misi saja, tapi itu semua membawa dampak psikologis. Ada anak-anak yang main itu, bisa-bisa kepikiran dan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya, kan? Makanya, game-game seperti ini sangat tidak layak dimainkan oleh anak-anak.

Terus, komunitasnya juga tidak kalah ngeri, bro. Banyak yang jadi toxic, suka saling hujat dan berantem. Memang bisa saja diam-diam mainnya tanpa mengganggu, tapi kebanyakan rada-rada tidak jelas, bikin nyaman saja susah. Oleh karena itu lebih baik memilih main game yang bikin senang dan tidak punya pengaruh negatif ke pikiran, daripada yang serem-serem begitu.

Tidak hanya kekerasan fisik, ada juga game yang kebanyakan menyerang psikologis. Jadi, bukan hanya membunuh musuhnya, tapi juga membuat musuhnya merasa ngeri dan tidak aman. Jadi, sudahlah denga game tersebut, mendingan cari game yang positif saja, yang bisa bikin mood jadi lebih baik dan tidak pengaruh buruk ke kepala. Jangan sampai ketularan efek negatifnya, bro.

Nah, tentunya kalian ingin tahu game apa saja yang punya tingkat kekerasan yang tinggi itu. Biar jadi perbandingan sebelum memainkan game game lainnya. Daripada pusing klik kiri kanan, mendingan kalian baca ringkasan ulasan berikut ini, biar tahu game apa saja yang punya tingkat kekerasan tinggi. Selamat bermain!

8 Game Online Tidak Pantas Dimainkan Karena Kekerasan Intens

1. Rhapsody of Chaos

Sebuah permainan yang mengajak pemain masuk ke dalam dunia gelap yang mana segala harmoni telah lenyap, dan para pemain harus menari dengan bayang-bayang kekacauan untuk memulihkan keseimbangan yang hilang.

2. Serenade of Shadows

Pemain diundang untuk memainkan lagu-lagu yang merdu dalam sebuah kota yang terkubur dalam kehancuran. Namun, setiap melodi yang bergema membawa dampak pada dunia sekitarnya, membentuk sebuah elegi yang tragis.

3. Echoes of Desolation

Sebuah petualangan musik pada dunia pasca-apokaliptik yang mana pemain harus mengeksplorasi reruntuhan kota dan menemukan sonata terlarang yang dapat membangkitkan kembali kehidupan, tetapi dengan konsekuensi yang tidak terduga.

4. Lullaby of the Abyss

Sebuah game yang menggabungkan elemen fantasi dengan kisah-kisah kelam masa kecil, yang mana pemain harus memecahkan teka-teki dan menghadapi makhluk-makhluk mengerikan untuk mengembalikan kedamaian dalam alunan lagu-lagu kegelapan.

5. Cacophony Carnival

Sebuah permainan yang mana pemain mendapat undangan untuk bergabung dalam pesta liar yang penuh dengan kekacauan musik dan warna yang menyilaukan. Tantangan terletak pada kemampuan pemain untuk menemukan makna di tengah-tengah kegilaan tersebut.

6. Discordant Dreams

Pemain terbawa ke dalam alam mimpi yang penuh dengan harmoni yang terdistorsi dan menakutkan. Mereka harus menguak misteri pada balik mimpi buruk ini sambil menemukan jalan keluar dari labirin yang membingungkan.

7. Abyssal Anarchy: Echoes of Annihilation

Di dalam jurang kekacauan, pertempuran tanpa henti melanda setiap sudut. Kekerasan intens merajalela dalam dunia yang penuh dengan kegelapan dan kehancuran, di mana hanya yang kuat yang bertahan.

8. Infernal Reckoning: Bloodlust Chronicles

Tanah terbakar api neraka, pencarian tak berkesudahan untuk kekuasaan mengakibatkan pertumpahan darah yang tak berkesudahan. Kehancuran mengiringi setiap langkah, menciptakan kisah keganasan dan pengorbanan.

Game-game dengan tema atau konten yang tidak pantas sebaiknya kalian dan anak-anak hindari untuk menjaga pengalaman bermain yang positif dan etis.

Author: Rayres